FEATURE BIOGRAFI

Semangat alumni Universitas Bunda Mulia

Sandra Insana Sari merupakan salah satu alumni Universitas Bunda Mulia yang berprestasi. Gadis kelahiran Jakarta 11 Desember 1995 sekarang menjabat sebagai produser lapangan di CNN Indonesia. Sandra merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan peminatan Public Relation angkatan 2013 dan lulus pada tahun 2017.
Sebelum berkarier di CNN Indonesia, Sandra merupakan sosok yang aktif di kampus. Sandra sempat mengikuti kegiatan club Journal Is Me, kegiatan yang bertujuan melatih mahasiswa dalam menulis jurnal. Salah satu karya dari Journal Is Me yang di ukuti oleh Sandra adalah majalah What’s Up. Selain mengikuti klub, Sandra juga sempat menjadi Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Bunda Mulia.
Sebelum lulus, Sandra magang di salah satu E-Commerce tertua di Indonesia yaitu Bhinneka.com. Namun dalam kegiatan magang tersebut, Sandra merasa tidak mendapatkan ilmu demi masa depannya, sehingga ia memutuskan untuk magang di Universitas Bunda Mulia sebagai PR. Dengan magang di PR Universitas Bunda Mulia, membuat Sandra dapat berlatih untuk menjadi seorang PR karena pekerjaan yang dilakukan mengharuskan Sandra untuk dapat menjadi seorang layaknya PR yang melakukan pekerjaan seperti membuat Press Release, Press Conference dll.
Sandra mengakui bahwa dalam kegiatan magangnya, ia menemukan sesuatu yang berharga sebagai bekal masa depannya. Walaupun ia mengakui bahwa terkadang ia harus mengulang-ulang tugas yang diberikan hingga benar, namun memang hal itulah yang dibutuhkan untuk menjadi seseorang yang berkompeten di bidang PR.
Setelah lulus, Sandra memutuskan untuk bekerja di media. Menurutnya bekerja di media membuat hidupnya lebih seru. Bermula dari melamar di MNC Group di bidang Radio dan mendapatkan pekerjaan sebagai Account Executive. Sebagai AE di MNC Group, Sandra harus menemui berbagai agency untuk menawarkan spot iklan. Hal tersebut sulit mengingat bahwa peminat radio di era sekarang sudah sangat sedikit.
Kemudian Sandra berpindah ke CNN Indonesia. Di CNN Indonesia, Sandra mulai bekerja sebagai News Gathering. Ia bertugas untuk mencari berbagai berita dan kemudian menyerahkannya ke produser. Pengalamannya manjadi seorang pencari berita, Sandra harus cekatan serta mawas diri terhadap pekerjaannya. Pasalnya pekerjaan pencari berita bukanlah hal yang mudah. Dalam mencari berita yang sesitif, tidak jarang ia harus mencari berita sambil meregang nyawa.
Sandra juga bercerita bahwa dalam menulis berita, terdapat banyak perbedaan antara menulis berita online dengan berita di televisi. Di televisi sudah banyak terdapat gambar dan teks berjalan yang dapat menjelaskan berita tersebut. Namun di media online, penulis harus menjelaskan secara detail sehingga pembaca mampu memahami dan mambayangkan berita tersebut.
Sandra merupakan salah satu mahasiswa pertama UBM yang mampu menembus di CNN Indonesia. Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan. Dalam talkshow yang diadakan ia memiliki beberapa pesan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi yaitu bahwa dalam hidup jangan malu untuk membangun relasi. Karena relasi itu sangat penting demi kesuksesan kita di masa depan.


THOMAS KURNIAWAN
14150031




Komentar